TANGGUNG JAWAB ORANG TUA DALAM AL-QUR’AN: KAJIAN TEMATIK BERDASARKAN TAFSIR IBNU KATSIR
DOI:
https://doi.org/10.63911/a5qhm904Keywords:
tanggung jawab orang tua; pendidikan keluarga; Al-Qur’an; tafsir Ibnu Katsir; pendidikan anakAbstract
Studi ini mengkaji tanggung jawab orang tua dalam mendidik anak berdasarkan ayat-ayat Al-Qur'an menggunakan pendekatan tematik (maudhu'i) melalui perspektif Tafsir Ibn Katsir. Studi ini bertujuan untuk menjelaskan konsep pendidikan keluarga dalam Al-Qur'an, meliputi aspek iman, syariat, dan tanggung jawab moral terhadap generasi mendatang. Temuan menunjukkan bahwa Surah At-Tahrim ayat 6 menekankan kewajiban orang tua untuk melindungi keluarga mereka dari api neraka melalui pendidikan yang berlandaskan iman dan nilai-nilai moral. Surah Luqman ayat 12–17 menyajikan prinsip-prinsip pendidikan akidah yang menumbuhkan keyakinan kepada Allah, termasuk iman kepada malaikat, kitab-kitab yang diturunkan, para nabi, Hari Kiamat, dan qadha dan qadar, sekaligus memperkenalkan syariat sebagai sistem normatif ilahi yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam. Lebih lanjut, Surah An-Nisa ayat 9 menyoroti tanggung jawab orang tua untuk keberlanjutan generasi, khususnya dalam penyediaan materi dan kesejahteraan anak. Ayat ini juga menunjukkan kewajiban orang tua untuk mendidik anak secara optimal, menerapkan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari, dan menerapkan metode pendidikan yang tepat. Secara keseluruhan, menurut tafsir Ibn Katsir, pendidikan keluarga berbasis Al-Qur'an membutuhkan keterlibatan orang tua yang aktif dan berkelanjutan agar anak-anak mengembangkan iman yang kuat, akhlak mulia, tanggung jawab sosial, dan kemampuan untuk menghadapi tantangan kehidupan modern secara bijaksana dan beretika dalam masyarakat kontemporer.
