Literasi Digital dalam Perspektif Al-Qur’an: Analisis Q.S. Al-Hujurat Ayat 6 Perspektif Tafsir Al-Munir dan Relevansinya Terhadap Pendidikan di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.63911/5ze8m214Keywords:
Literasi Digital; Q.S. Al-Hujurat Ayat 6; Tafsir Al-Munir; Tabayyun; Pendidikan IslamAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam Q.S. Al-Hujurat ayat 6 berdasarkan perspektif Tafsir Al-Munir karya Wahbah Az-Zuhaili serta relevansinya terhadap penguatan literasi digital di era modern. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data primer diperoleh dari Al-Qur’an dan Tafsir Al-Munir, sedangkan data sekunder berasal dari berbagai literatur yang berkaitan dengan literasi digital dan pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Q.S. Al-Hujurat ayat 6 mengandung prinsip tabayyun, yaitu sikap kritis dalam menerima, memeriksa, dan memverifikasi informasi sebelum mengambil keputusan atau menyebarkannya. Menurut Tafsir Al-Munir, ayat ini menekankan pentingnya kehati-hatian terhadap sumber informasi guna menghindari kesalahan, fitnah, dan penyesalan. Nilai-nilai tersebut sangat relevan dengan tantangan pendidikan di era digital yang ditandai oleh maraknya hoaks, disinformasi, dan penyebaran informasi tanpa verifikasi. Oleh karena itu, prinsip tabayyun dapat menjadi landasan pendidikan literasi digital yang membentuk peserta didik kritis, bertanggung jawab, dan beretika dalam menggunakan media digital
